Akhir-akhir ini banyak orang beralih menjadi pengusaha. Banyak yang sukses tetapi tidak sedikit pula yang akhirnya tumbang sebelum menikmati kesuksesan. Kesalahan utama mereka yang gagal adalah kesalahan pada manajemen keuangan. Terkadang barang dagangan kita laris terjual, tapi begitu akhir bulan uang tidak ada, barangpun semakin berkurang.
Karena merasa usaha kita masih kecil dan menngunakan modal sendiri, terkadang kita melupakan pembukuan, padahal itu adalah suatu kesalahan yang sangat fatal, lebih parah lagi kalau modal usaha bercampur dengan uang pribadi. Masalah seperti ini pasti kita semua mengalaminya, termasuk saya.
Sekecil apapun usaha kita, hendaknya kita punya pembukuan dan manajemen yang benar. Sampai saat inipun saya masih terus belajar menjalankan usaha dengan manajemen yang benar. Kita semua pasti semua pernah mengalami, jika anak kita mau jajan kita ambil dari laci (uang usaha), kalau jual rokok misalnya, asal ambil saja tanpa di catat dan dimasukan ke pembukuan. Masalah-masalah seperti itulah yang sering tidak kita sadari telah menyebabkan kehancuran pada usaha yang sedang kita jalankan.
Walaupun usaha ini milik dan modal kita, bahkan kita sendiri yang menjalankannya, maka hendaknya kita bisa menempatkan diri kita seperti layaknya bekerja di perusahan orang lain. Ini artinya kita punya hak untuk dapat "gaji" , dengan demikian kita dapat menilai sudah berapa berkembangnya usaha yang sedang kita jalani. Berapa besar gaji yang bisa kita terima dari usaha sendiri ini, sangat tergantung dari kemampuan dan kemajuan perusahaan kita.
Dengan pembukuan kita bisa mencatat pendapatan dan pengeluaran perusahaan, sehingga kita akan mudah memeriksa keluar masuknya uang dan barang. Dan ini akan memudahkan kita melakukan evaluasi kemajuan dan kemunduran usaha.
Yang tak kalah pentingnya juga bila kita benjalankan usaha sendiri adalah "menggaji diri sendiri", karena bagaimanapun gaji adalah merupakan komponen penting dalam dunia usaha dan harus masuk dalam pengeluaran perusahaan. Dengan demikian kita bisa dengan mudah menentukan harga jual produk kepada konsumen.
Kalaupun kita tidak ambil gaji itu, tidak jadi masalah. Kita bisa tambahkan sebagai tambahan modal usaha kita agar lebih besar.
Karena merasa usaha kita masih kecil dan menngunakan modal sendiri, terkadang kita melupakan pembukuan, padahal itu adalah suatu kesalahan yang sangat fatal, lebih parah lagi kalau modal usaha bercampur dengan uang pribadi. Masalah seperti ini pasti kita semua mengalaminya, termasuk saya.
Sekecil apapun usaha kita, hendaknya kita punya pembukuan dan manajemen yang benar. Sampai saat inipun saya masih terus belajar menjalankan usaha dengan manajemen yang benar. Kita semua pasti semua pernah mengalami, jika anak kita mau jajan kita ambil dari laci (uang usaha), kalau jual rokok misalnya, asal ambil saja tanpa di catat dan dimasukan ke pembukuan. Masalah-masalah seperti itulah yang sering tidak kita sadari telah menyebabkan kehancuran pada usaha yang sedang kita jalankan.
Walaupun usaha ini milik dan modal kita, bahkan kita sendiri yang menjalankannya, maka hendaknya kita bisa menempatkan diri kita seperti layaknya bekerja di perusahan orang lain. Ini artinya kita punya hak untuk dapat "gaji" , dengan demikian kita dapat menilai sudah berapa berkembangnya usaha yang sedang kita jalani. Berapa besar gaji yang bisa kita terima dari usaha sendiri ini, sangat tergantung dari kemampuan dan kemajuan perusahaan kita.
Dengan pembukuan kita bisa mencatat pendapatan dan pengeluaran perusahaan, sehingga kita akan mudah memeriksa keluar masuknya uang dan barang. Dan ini akan memudahkan kita melakukan evaluasi kemajuan dan kemunduran usaha.
Yang tak kalah pentingnya juga bila kita benjalankan usaha sendiri adalah "menggaji diri sendiri", karena bagaimanapun gaji adalah merupakan komponen penting dalam dunia usaha dan harus masuk dalam pengeluaran perusahaan. Dengan demikian kita bisa dengan mudah menentukan harga jual produk kepada konsumen.
Kalaupun kita tidak ambil gaji itu, tidak jadi masalah. Kita bisa tambahkan sebagai tambahan modal usaha kita agar lebih besar.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar